”Jangan kuatir, Bu,” kata sang Ayah dengan congkak. ”Ini belum seberapa besarnya. Aku baru saja mulai menggelembungkan diriku.” Tapi si Ibu Katak tetap berusaha mencegah perbuatan itu. Karena terus diomeli, pada akhirnya Ayah Katak menjadi marah dan berkata, ”Kalau kau tak suka melihatnya, tinggalkan saja kami, jangan menggangguku dan urus saja dirimu. Ia terus menggelembungkan diri hingga akhirnya badan ayah Katak meletus seperti balon pecah. Tema cerita di atas adalah?

”Jangan kuatir, Bu,” kata sang Ayah dengan congkak. ”Ini belum seberapa besarnya. Aku baru saja mulai menggelembungkan diriku.” Tapi si Ibu Katak tetap berusaha mencegah perbuatan itu. Karena terus diomeli, pada akhirnya Ayah Katak menjadi marah dan berkata, ”Kalau kau tak suka melihatnya, tinggalkan saja kami, jangan menggangguku dan urus saja dirimu. Ia terus menggelembungkan diri hingga akhirnya badan ayah Katak meletus seperti balon pecah. Tema cerita di atas adalah?

  1. ketamakan
  2. kegigihan
  3. kesombongan
  4. ketakutan
  5. Semua jawaban benar

Jawaban: C. kesombongan.

Dilansir dari Ensiklopedia, ”jangan kuatir, bu,” kata sang ayah dengan congkak. ”ini belum seberapa besarnya. aku baru saja mulai menggelembungkan diriku.” tapi si ibu katak tetap berusaha mencegah perbuatan itu. karena terus diomeli, pada akhirnya ayah katak menjadi marah dan berkata, ”kalau kau tak suka melihatnya, tinggalkan saja kami, jangan menggangguku dan urus saja dirimu. ia terus menggelembungkan diri hingga akhirnya badan ayah katak meletus seperti balon pecah. tema cerita di atas adalah kesombongan.

Baca Juga  kantorberita Jepang yang dikacaukan oleh rakyat Indonesia setelah proklamasi bernama?

Leave a Comment